Tuesday, March 8, 2011
AKU TAHU KAU TAKUT
memenuhi apa yang kau harapkan dari perjalananmu denganku
setiap hasrat, cita dan asa yang kau taruh di pundakku
adalah titah pandita ratu yang mesti kujalankan
namun memang hingga waktu yang berdetak hari ini
belum satupun yang bisa kuwujudkan karena kekuranganku
Sayang kuharap kau bertahan,
aku takut kau menyerah atas semua ini
harapan kosong yang sering kali kulepaskan dari bibirku
aku tahu hanyalah sementara menenangkan hatimu
Tapi yakinlah tak sedikitpun aku ingin permainkan hubungan kita
aku yakin atas semua ini, dan Allah jadi saksi bahwa aku bersungguh hati
menambatkan jiwaku di pelabuhanmu
Aku sendiri sering kali ragu atas apa yang kujalani
sering kali gamang atas tujuanku berjalan hingga saat ini
jika bukan karena iman dalam hati
maka pasti kuakhiri kehidupan ini
lelah rasanya dengan yang terjadi
Sayang aku tahu kau takut...
namun Insya Allah tidak akan ragaku berpaling darimu
apapun yang terjadi
tetap kaulah calon isteri yang kuinginkan
calon ibu dari anak - anak kita
pengingatku padaNya
ketika hatiku galau dan didera kesempitan
aku hanya berharap Allah akan selalu membimbing kita
memilihkan yang terbaik diantara kebaikan - kebaikan dunia
dan mengarahkan kita pada sebuah pernikahan karenaNya
Amin..
Saturday, January 22, 2011
AYAHKU
Laki-laki ini ya Allah...
bagaikan karang di laut lepas
begitu tegar menghadapi ujianMu
mantap berjalan di jalanMu
dan senantiasa tunduk pada aturanMu
Laki-laki ini Ya Allah..
yang berjuang demi anak-anaknya
bersedia melakukan apapun
demi buah hatinya
mengajarkan putra-putranya akan kebaikan
dan keimanan padaMu
Tidaklah sedikitpun ia bermaksiat padaMu
jikalaupun begitu, pastilah itu suatu kekhilafan
tetes keringat dan air mata diantara doa-doanya
adalah satu lantaran bagi keberhasilan anak-anaknya
Tuhanku yang Maha Pemurah
andai Kau berkenan
limpahkalah selalu kasih sayang dan ampunanMu
serta berikan surga atas ketaatannya
Dialah panutan, sebagai ayah, teman dan sesama lelaki
ilmunya menjadikan kami lebih baik dalam mengenalMu
sungguh tidak ada balasan dari buah hati ini
selain doa-doa keselamatan dan permohonan ampun
semoga Engkau akan senantiasa melapangkan hati
memudahkan segala urusan dan masalahnya
memberikan akhir padanya
yaitu keadaan akhir yang Khusnul Khatimah...
Tuesday, November 16, 2010
NIKMATNYA MEMBERI

(Ida Fitriani). Meskipun hanya sebagai buruh cuci, wanita 43 tahun ini masih rela menyisihkan upahnya untuk berinfak. Ditemui di rumahnya yang dibangun setengah permanen di daerah candi, Sidoarjo, Ida Fitriani menuturkannya kepada Al-Falah.
Saya sangat bersyukur rezeki yang saya dapatkan, meskipun sedikit masih bisa saya sisihkan. Alhamdulillah. Walau mencuci pakaian tidak setiap hari saya dapatkan dan upah yang tidak pasti sama, tapi uang itu saya coba sisihkan sedikit demi sedikit. Uang yang terkumpul itu selain saya salurkan ke YDSF juga saya berikan langsung kepada tetangga atau teman – teman yang kurang beruntung. Saya sadar, meskipun kondisi ekonomi kami kurang,dengan berbagi akan menjadikan kebaikannya berlipat – lipat. Saya yakin itu.
Memang secara ekonomi kondisi kami layak untuk disantuni ketimbang menyantuni. Tapi kami merasa bahagia dan beruntung masih bisa menyantuni orang – orang yang kurang beruntung dari kami. Ada kelegaan tersendiri tatkala hasil keringat ini bisa dinikmati orang lain. Ya mudah – mudahan usaha ini bukan bentuk kesombongan karena kami kikurang berada, tetapi karena niat suci terpatri dalam hati sebagai rasa syukur kami.
Rezeki Tak hanya Rupiah
Sebagai muslim, saya merasa terpanggil untuk itu semua. Berbagi tidak harus menunggu uang berlimpah. Saya sendiri merasa bahagia, meski punya sedikit uang tapi masih bisa menyisakannya. Yang pasti, rezeki yang saya miliki sekarang tidak hanya berupa uang, tetapi anak yang penurut, suami yang bisa membimbing, serta hati yang tenang juga bentuk lain rezeki. Yang lebih membahagiakan lagi, Allah memberikan banyak kesempatan bagi saya untuk beribadah setiap waktu yang saya suka. Saya yakin sekali ini adalah karunia dan kesempatan yang luar biasa yang jarang diberikan kepada umat-Nya. Alhamdulillah, saya mensyukuri itu.
Saya terinspirasi sekali dengan cerita sahabat Nabi SAW. Abdurrahman Bin Auf yang saya baca waktu SMA dulu. Abdurrahman Bin Auf adalah seorang konglomerat yang dianugerahi Allah kemampuan berdagang yang luar biasa. Ketika hijrah ke Madinah, harta bendanya tertinggal di Makkah. Namun dalam waktu singkat Abdurrahman Bin Auf sudah menjadi pedagang yang sukses di pasar Madinah. Hartanya terus bertambah karena sahabat Rasul ini tidak pernah sungkan dan takut memberi 50 persen bahkan semua hartanya untuk dibelanjakan di jalan Allah.
Saya ingin sekali seperti itu. Namun demikian meski harta yang saya miliki tidak sebanyak yang dimiliki orang kay, saya tetap merasa terpanggil untuk menyisihkannya agar manfaat dan kebaikannya bisa dirasakan penerimanya.
Disadur dari majalah bulanan Al-Falah
Monday, November 8, 2010
DIA TAHU SEMUANYA

Setiap kehidupan adalah telah diatur sesuai fitrahnya.
Tuesday, August 10, 2010
BAGAIMANA MENJADI IKHLAS
Thursday, July 15, 2010
Allahumma Bariklana Fii Rajaba Wa sya'bana Wabalighna Ramadhan
Dibukalah pintu – pintu surga bagi orang yang sungguh menginginkannya.
Dibentangkan sayap kasih sayang yang begitu luas untuk menampung perasaan rindu
Hamba – hamba yang ingin kembali pada Rabbnya Azza Wa Jalla
Bulan ini adalah bulan kembali yang terbaik
Rajab wa sya’ban wabaliqhna Ramadhan.
Ketika setiap titik kebaikan dibalas menurut ukuran Tuhannya yang tak terhingga
Ketika setiap senyuman diganti dengan kelapangan hidup yang tak mungkin terucap
Sungguh manusia dalam keadaan sangat beruntung
Bagi mereka yang menetapkan hati untuk selalu percaya dan yakin akan keagungan Tuhannya
Disediakan telaga – telaga suci yang di dalamnya mengalir air jernih yang menyegarkan
Susu dan madu yang nilainya jauh melebihi apa yang ada di dunia.
Para malaikat langit turun ke bumi tiap malamnya membawa keberkahan dan doa – doa
Penuh permintaan ampun dari mulut – mulut mereka yang terjaga dengan tasbih dan tahmid
Bahagianya kita umat sang kekasih Muhammad
Bahagianya kita umat zaman akhir..
Friday, May 7, 2010
Membeli property tanpa uang
Beberapa hari yang lalu saya mengikuti sebuah seminar yang membahas tentang property
Pembicaranya yang juga sekaligus foundernya adalah Bpk. Cipto Junaedy. Siapakah beliau dan materi apa yang diberikan? Mungkin sebagian dari anda sudah mengetahuinya.
Bpk. Cipto Junaedy adalah lulusan sebuah Universitas swasta di
