Thursday, June 19, 2014

Aku ingin bersamamu














Aku ingin bersamamu..
dengan segala keterbatasanku dan keterbatasanmu

Aku ingin bersamamu..
dengan segala perbedaan yang ada diantara kita

Aku ingin di sampingmu..
meski mungkin perbedaan - perbedaan itu
takkan mungkin disatukan oleh apapun
aku tetap ingin bersamamu.

Lihatlah matahari dan bulan
meski sampai kapanpun mereka akan berbeda
namun keduanya selalu saling mengisi

Bulan tak pernah mencoba merubah matahari
begitu juga sebaliknya

Mereka membiarkan semuanya berjalan sempurna
dengan kerendahan hati dan keikhlasan

Mereka tahu Allah membuat perbedaan ini
agar keduanya saling melengkapi

Aku ingin memandang matamu lekat
saat mata kita beradu pandang ketika malam menjelang
aku takut esok hari Rabb ku tak mengizinkanku
menatap wajahmu lagi

Aku ingin mengecup keningmu
tiap kali ragaku pergi
demi nafkah untukmu dan keluarga kecil kita
aku titipkan sayang lewat kecupan itu
aku berharap doa dari dalam hatimu
yang mengantar hatiku beranjak dengan tenang

Aku ingin selalu memujimu
atas semua usahamu melayaniku
menjadi ibu dari anak - anak kita
menjadi pelengkap keceriaan rumah tangga

Aku ingin tidur di pangkuanmu
ketika ajal sudah akan datang
menjemputku kembali kepada Sang Pemilik
ketika kau bisikkan telingaku dengan Laa ilaaha Illallah
lalu aku terpejam sempurna dan membisu
dengan katup bibir yang penuh senyum kebanggaan

Bangga kepadaNya, bahwasanya Dia memilihkan aku
bidadari yang begitu luar biasa dalam hidupnya
menggenapi setiap kekurangan, melengkapi setiap kekosongan
menjadikan aku raja dalam istana jiwanya

Friday, January 17, 2014

Belajar hidup dari seekor kucing kecil. Tema inilah yang ingin saya tuliskan kali ini. Pernahkah anda merasa menyerah pada kehidupan dan rasanya ingin berhenti hidup saja, mengeluh, memaki dan menyumpahi Tuhan karena merasa Dia tidak adil pada kita, atau lebih parah lagi ingin bunuh diri. Tahan dulu, mungkin anda mau sejenak menyempatkan waktu membaca artikel kecil yang saya tulis ini, siapa tahu beban berat di dada dan pikiran anda akan sedikit berkurang.
Jadi ceritanya sehari yang lalu saya bersama teman kantor makan siang di sebuah warung makan padang dekat tempat kerja. Setelah selesai makan siang dan menikmati segelas teh saya pun duduk di bangku panjang dari kayu yang disediakan di sebelah warung padang tadi. Sedang enak - enak menikmati teh, saya tidak sengaja melihat seekor kucing kecil di bawah bangku yang lain. Terlihat kucing kecil itu kurus dan nampak tidak terawat menandakan ia sebatang kara atau tidak punya pemilik. Dia terlihat duduk dengan begitu sabar menunggu barangkali ada orang yang sedang makan melemparkan tulang ikan atau ayam atau apapun yang sekiranya bisa ia makan untuk memenuhi perutnya hari itu. Saya tahu pasti perutnya begitu lapar karena tiap ada suara benda jatuh sekecil apapun matanya langsung menyelidik mencari benda apa yang jatuh, mungkin saja itu makanan. Sejenak kemudian ada seseorang yang menjatuhkan sesuatu entah itu tulang atau apa saya kurang jelas, langsung saja kucing kecil yang kurus tadi berdiri dan mendekati benda yang dijatuhkan tadi. Yang membuat saya trenyuh, merenung dan akhirnya menulis artikel ini adalah, ternyata kaki depan sebelah kanan kucing kecil tadi cacat, saya rasa sepertinya tulang kakinya putus sehabis ditabrak orang atau bagaimana,karena dia sama sekali tidak bisa menggerakkan kaki kanan depannya, dia hanya bisa menyeretnya seperti orang lumpuh. Bisa anda bayangkan betapa kucing kecil itu sangat kesusahan untuk berjalan dengan kaki kanan yang lumpuh seperti itu, tetapi dia tetap sabar menjalani kehidupannya, terus berusaha sendiri mencari makan untuk dirinya karena tidak ada yang bisa dia andalkan, kalau boleh saya gambarkan kira - kira umurnya baru beberapa bulan saja karena wajahnya masih sangat lucu - lucunya, saya tahu karena saya juga pernah punya kucing di rumah. Setelah kucing kecil itu berjalan dengan terseok - seok menuju benda yang jatuh tadi, ternyata yang dijatuhkan orang tadi hanyalah bungkus rokok, ya Allah, terlihat begitu kecewanya dia, tapi terlihat dengan sabar dia kembali berjalan ke bawah bangku kursi tadi menunggu lagi, barangkali ada rezeki yang lain untuk dia hari ini. Demi Allah hati saya rasanya tersayat saat melihat kejadian itu. Betapa sepertinya Allah ingin memperlihatkan pada saya bagaimana seharusnya seorang manusia sebagai makhluk yang mulia tidak boleh menyerah pada hidup. Tidak pantas bagi seorang manusia yang dianugerahkan akal, pikiran dan perasaan serta anggota tubuh yang sempurna ingin menyerah pada keadaan dan masalah yang dihadapinya, sedangkan di luar sana ada seekor kucing kecil yang tubuhnya cacat, yang seharusnya masih membutuhkan perlindungan induknya mampu bersabar menjalani takdir yang Allah tetapkan baginya, padahal setelah hidupnya ini dia tidak akan pernah merasakan surga. Bagaimana dengan kita. Yang setiap amal perbuatannya dinilai dan dibalas secara penuh oleh Allah, ada surga di akhirat nanti sebagai balasan apabila berusaha berbuat baik, beribadah, bekerja keras dan hidup untuk menolong sesama. Tidakkah seharusnya kita mampu lebih sabar untuk menjalani takdir yang sudah Allah gariskan untuk kita.  Kaya, miskin, susah, senang, sehat, sakit pasti mendatangi setiap jiwa yang hidup, sebagai ujian yang datangnya dari Allah untuk mengetahui siapa diantara hamba - hambanya yang terbaik amalnya. Muhasabah, introspeksi diri adalah kunci utamanya. Sudahkan kita melaksanakan semua kewajiban yang Allah perintahkan pada kita, sudahkah kita memenuhi hakNya sebagai Tuhan, sudahkah kita berdoa tiap hari demi kebaikan hidup kita, sudahkah kita memuliakan orang tua kita, saudara kita, tetangga kita, teman - teman kita? Cuma kita yang tahu jawabannya. Sungguh Allah sangat membenci dan melaknat hamba - hambanya yang berputus asa mencari kasih sayangNya, karena Allah sesungguhnya sangat dekat dan sesuai persangkaan hambanya. Artikel ini saya tulis terutama adalah sebagai pengingat bagi diri saya pribadi dan anda semua yang membaca, agar ketika diuji oleh Allah baik berupa kesenangan atau kesedihan tidak akan lalai dan terpuruk karena hati ini yakin Allah senantiasa bersama hamba - hambanya, tidak ada kesulitan datang kecuali Allah telah siapkan dua kemudahan di baliknya.
 Semoga cerita kucing kecil ini menjadi sedikit inspirasi buat kita untuk lebih sabar dan tegar menghadapi apapun. Ya Allah dzat Yang Maha Rahman, izinkan kami selalu memetik pelajaran dari tiap apa yang kami lihat, kami dengar dan kami rasakan, Ya Rahim, tajamkan mata hati kami agar lebih peka terhadap kesulitan saudara kami, sehingga kami mampu membantu saudara kami, sehingga Engkaupun berkenan membantu kesulitan - kesulitan kami, Duhai Pemilik langit dan bumi, jangan biarkan kami menyerahkan hidup pada syaitan yang Kau laknat, izinkan kami mengisi sisa hidup kami dengan dzikir dan taubat padaMu. Ya Wakil Ya Nasir, cukuplah Engkau sebagai penolong kami, matikan kami dalam keadaan khusnul khotimah..aaamiiin..

Saturday, October 19, 2013

Trik Untuk Patuh terhadap Orang Tua

Coba kita ingat berapa kali kita mengacuhkan peintah orang tua, entah Ayah atau Ibu kita? ketika disuruh membeli gula, atau beras atau rokok, mengambil cucian di belakang, mencuci piring makan kita sendiri?sepele bukan? tapi dampaknya bisa jadi sangat luar biasa pada penilaian orang tua terhadap kita. Apakah pernah kita merasa orang tua kita kurang perhatian pada kita, atau lebih pilih kasih terhadap adik atau kakak kita yang lebih patuh dan menurut ketika diberikan nasihat? jawabannya ada pada kita sendiri. Tidak ada orang tua yang tidak sayang pada anak - anaknya, kalaupun ada maka itu suatu kelainan. Insya Allah mereka selalu berusaha bersikap adil pada semua anak - anaknya tanpa pernah pilih kasih. Adil dalam hal ini bukan selalu berarti sama rata, tetapi membagi sesuatu tepat pada porsinya masing - masing sesuai tingkat usia dan pemahaman anak terhadap sesuatu. Contohnya dalam membagi uang saku sekolah. Untuk anak SD, SMP dan SMA pasti orang tua akan memberikan jumlah yang berbeda pada masing - masing tingkatan sekolah. Untuk anaknya yang masih SD pasti diberikan paling sedikit diantara anak yang sudah SMP atau SMA. Kenapa? Karena tingkat pemahaman anak SD juga kebutuhannya terhadap uang masih kalah jauh dibandingkan yang sudah SMP atau SMA. masih banyak contoh - contoh lain seperti itu, tapi yang ingin saya tekankan disini adalah, kita sebagai anak harus selalu berusaha bersikap santun, hormat dan menghargai setiap nasihat orang tua dan terutama merespon dengan tepat semua perintah yang diberikan. Saya mengerti bahwa seringkali orang tua menyuruh sesuatu pada kita disaat kondisi fisik kita, kondisi emosi kita sedang lelah atau jenuh dan tidak ingin diganggu. Tapi dalam perintah agama, sangat - sangat dilarang buat kita mengatakan "AH", kalau dalam bahasa sekarang bisa juga diartikan, tar dulu, tar ah capek, males, atau yang semacamnya. Allah sangat membenci sikap yang seperti itu, terutama dalam konteks hubungan orang tua dengan anak. Saran saya, cobalah renungkan masalah ini dalam - dalam, fikirkan dengan jernih setiap hal yang akan kita katakan. Coba ukur, lebih banyak mana jasa kedua orang tua kita dibandingkan dengan frekwensi mereka menyuruh kita melakukan sesuatu. Dengan begitu minimal kita akan mampu memotivasi hati dan fikiran untuk selalu patuh terhadap perintah orang tua meski secapek dan segalau apapun kondisi fisik dan mental kita, selama perintah itu tidak melanggar syariat. Tanamkan selalu dalam hati bahwa mematuhi orang tua akan memperoleh pahala yang sangat besar dari Allah dan juga keridhoan orang tua serta kasih sayangnya akan semakin besar pada kita. Saya menulis artikel ini bukan karena merasa sudah sangat patuh terhadap orang tua atau jadi sok pintar, saya pun masih juga belajar, masih sering juga berkata tidak menyenangkan pada orang tua, tapi minimal dengan berbagi artikel ini akan jadi pengingat juga bahwa saya masih perlu banyak belajar dalam masalah hubungan dengan orang tua.

Mensyukuri nikmat Allah.

Apa kamu tahu kenapa Allah menyuruh kita bersyukur atas semua nikmat-Nya? Rasanya semua dari kita sudah tahu tapi tidak paham..sama aku juga begitu. Baru tadi jam 9 malam lah aku benar - benar paham kenapa Allah menyuruh kita mensyukuri nikmat-Nya. Apakah ada diantara anda yang pernah sakit dan harus berobat ke dokter spesialis? Berapa biayanya? Berapa obatnya? anda pasti tahu. Kebetulan hari ini aku diantar ayah ke dokter sesialis THT karena telinga kananku sedikit bermasalah, ngilu tingkat dewa yang membuatku tak bisa tidur saat malam..sakit sekali.. Setelah mengantri mulai jam setengah 7,  baru pada jam 9 malam giliranku dipanggil masuk. Seperti biasa setelah ditulis nama, alamat dan bla.bla.bla lalu ditanya keluhan - keluhannya. "Oke, silahan duduk di kursi ini mas" kata suster yang cantik mempersilahkanku duduk di sebuah kursi praktek yang penuh peralatan aneh. Pertama telingaku dibanjiri dengan air menggunakan suntikan sapi, ya benar suntikan sapi, yang besarnya anda pasti tahu. Rasanya telingaku habis terkena banjir disiram air sebanyak itu. Setelah itu dengan alat menyerupai vacum cleaner tapi berukuran kecil telingaku disedot kotorannya. Aku cuma bisa meringis menahan linu dan ngilunya. Belum selesai penderitaanku setelah telinga diobok - obok oleh suster tadi, tiba giliran sang dokter ahli THT memasukkan sebuah alat yang ku kira itu teleskop khusus untuk telinga. Dengan kejamnya beliau masukkan alat tersebut tanpa bertanya padaku apakah sakit atau tidak. Huh sedikit kesal rasanya. Anda tahu apa yang dilihatnya? ternyata hanyalah bengkak ringan seperti jerawat kecil gara - gara aku sering korek - korek telinga menggunakan jari sehingga ada infeksi di telinga bagian tengah. Yup selesai sudah, tinggal bagian yang dinantikan dan pasti membuat semua hati berharap - harap cemas. Apakah itu? betul sekali biaya periksa dan obatnya. Dengan ringannya Pak Dokter itu mengucapkan nominal yang membuat bulu kuduk saya merinding disko. Rp 384 ribu untuk ongkos periksa, tindakan medis sekaligus obatnya. "Sh*t" gumamku dalam hati. Kupingku yang diotak-atik gak karuan cuma pakai vacum cleaner, suntikan sapi dan obat tetes harus ditebus dengan uang sebesar itu? Subhanallah..betapa kesehatan yang Allah berikan pada kita begitu mahal harganya. Kalau hanya masalah jerawat kecil di telinga saja sudah sebegitu mahalnya, tak bisa kubayangkan berapa besar biaya yang harus kita keluarkan untuk penyakit jantung, Diabetes, Kanker, Gagal ginjal yang saat ini menjadi penyakit paling trend di dunia, Allahu Akbar. Dialah Maha Sempurna, Dialah sebaik - baik Pemberi..Maka sudah sepantasnyalah jika kita sebagai hamba tunduk dan patuh padaNya, karena Dia telah memberi semua yang kita butuh tanpa kita meminta, Dia tak sedetikpun meninggalkan kita, tak secuilpun Dia minta imbalan dari harta yang kita miliki. Dialah Penguasa, Dialah Pengatur, Dialah Pewaris yang tunggal tak terbagi.

KAU BAGIKU

sebagai titik awal dan akhir tujuan
yang akan kulalui di sepanjang waktu
merasakan panas, menikmati dingin
mengalami hujan juga terik matahari
hanya demi melihat indahnya pelangi

ragamu adalah perantara bagi jiwamu
untuk selalu menyentuhku dalam hangat
meski aku tahu seringkali batinmu perih
menahan kesusahan dan kesempitan hidup bersamaku

ada begitu banyak kekurangan dirimu
yang jadi anugerah bagiku
isyarat buatku agar selalu jadi penuntunmu
pun begitu pula berlimpahnya cacatku
yang kau tutup dengan senyum cantik mempesona

duhai kekasih, kaulah kesempurnaan bagiku
ratu di singgasana lusuh cintaku
yang penuh noda kelemahan seorang lelaki
yang egois dan tak berperasaan

tidak saja hari ini
tapi telah terhitung bulan dan tahun
kau jadi teman terbaik di sepanjang hariku
pendengar terbaik keluh kesahku
yang tak bosan mengingatkan
agar aku tak lengah oleh dunia
yang sering menghadirkan ragu dan kegamangan
kau selalu disini..ya.. selalu disini..untukku..

Saturday, November 10, 2012

Aku pasrah Ya Allah

Mawar_merah_yang indah
Semoga setiap jengkal kekacauan ini akan kutemukan hikmahnya. 
rasa kecewa, sedih, gundah dan kemarahan yang sudah terlanjur keluar dari mulutku
akan kuganti dengan permintaan maaf pada Pemilik bumi ini.
juga kumintakan maaf padanya.
maaf telah terucap kalimat-kalimat kasar dari mulutku, maaf karena mengecewakanmu
maaf telah membuat hatimu tersiksa, maaf karena tak bisa hadir menemanimu
maaf untuk setiap air mata yang terurai karena aku..
dan maaf karena akhirnya harus meninggalkanmu.

tidak ada yang perlu disesali lagi.
setiap tindakan pasti akan ada akibatnya
aku menjauhimu berarti harus siap kehilanganmu
untuk selama-lamanya
kecuali memang Penulis takdir Yang Agung menghendaki lain..

saat ini aku hanya ingin berjalan ke depan
membuktikan kualitasku sebagai hamba
di hadapan-Nya.

biarlah Dia yang mengurus semuanya.
biarlah Dia yang menuntun arah pandang mata batinku.
selalu kupinta dalam setiap tangkup doa
semoga yang terbaik akan menemani kami berdua akhirnya nanti
tidak peduli siapa, asalkan membuat kami tenang dan semakin dekat padaMu.

Allahu robbi, irhamna, irhamna, irhamna, Ya Rahmanirrohim..

Thursday, February 9, 2012

Ustad Ysuf Mansur


Yusuf Mansur. Seorang laki – laki yang lebih dikenal orang dengan sebutan Ustad Yusuf Mansur, lahir di Jakarta pada 19 Desember 1976. Beliau adalah salah satu sosok Ustad yang sangat saya kagumi. Tausiah – tausiah yang jujur, tegas dan langsung pada pokok permasalahan seringkali membuat kita tercenung dan merasa ditampar keras. Bagaimana tidak, apa yang beliau sampaikan semuanya adalah masalah – masalah riil yang tiap hari kita hadapi atau kita temui dalam kehidupan. Masalah pekerjaan, karir, jodoh, belum punya anak, sekolah, kemiskinan, kekurangan, kebodohan, kesulitah hidup, kebuntuan pikiran, usaha dan masih banyak hal lain yang barangkali salah satunya sedang kita hadapi. Selalu dalam setiap ceramahnya beliau mengingatkan bahwa masalah yang kita hadapi itu sejatinya hanya ada dua kemungkinan, kalau bukan ujian ya pasti azab. Bagaimana kita tahu perbedaannya? Kita lah yang faham itu semua, kalau ujian ciri – cirinya enteng dan sebentar kata beliau, kita hanya butuh sabar dan tawakkal maka pasti selesai dan kita naik derajat, itu sudah pasti..Tapi kalau azab ciri – cirinya lama waktunya dan cenderung meningkat volume penderitaannya, kalau tahun ini hutangnya 10 juta maka tahun depan hutangnya malah jadi 20 juta, bukan malah berkurang kita malah nyungsep nggak karuan kata beliau. Bukan hanya menenjukkan masalah tapi beliau juga menunjukkan jalan keluarnya, yang sudah pasti harus melibatkan Allah dalam setiap aspeknya. “ Nggak akan ada satupun yang mampu menolong kita ketika Allah sudah berkehendak menimpakan satu kesulitan pada kita, Pun tidak akan ada satupun yang dapat menghalangi kita kalau Allah berkehendak memberikan pertolongan pada kita” kalimat dasar inilah yang selalu didengungkan Ustad Yusuf Mansur ketika menyampaikan tausiahnya. Artinya apa? Misal, kalau Allah sudah berkehendak mengambil pekerjaan dari kita, kemanapun kita cari, siapapun koneksi kita nggak akan ada manfaatnya, pekerjaan tetap tidak akan ketemu. Tapi kalau Allah sudah berkehendak menolong kita, tanpa kita melamarpun pekerjaan itu akan datang sendiri menghampiri kita, contoh – contoh seperti itulah yang sering diungkapkan dalam majelis. Beliau selalu menekankan ajak Allah, hadirkan Allah, undang Allah dalam setiap permasalahan hidup kita, tempatkan Dia sebagai yang pertama untuk dilapori ketika kita mengalami kesulitan, tapi ya jangan hanya pas kesulitan, ketika senang pun harusnya Dialah yang pertama di undang untuk mengucapkan syukur. Artinya apa, bahwa tidak setiap jengkalpun dalam detik kehidupan ini kecuali Allah telah mengatur semuanya, Dia Maha Tahu segala hal, Dia Maha teliti dan Maha Bijaksana. Pertanyaannya kenapa kita selalu lupa dengan-Nya? Kenapa kita mencari pertolongan manusia yang notabene hanyalah makhluk yang lemah, penuh keterbatasan dan penuh kesalahan? Bukankah ada Dzat yang harta-Nya tidak pernah habis, yang kekuasaan-Nya tidak ada batasnya, yang kasih sayang-Nya tidak pernah surut, yang karunia-Nya tidak pernah berkurang , kenapa kita lupakan itu? “Ud’uni Astajiblakum” Mintalah pada-Ku maka akan kuperkenankan bagimu. Dia sudah berjanji, kalau kita mau meminta maka pasti dikabulkan, Dialah satu – satunya Dzat yang sangat amat gembira ketika ada yang meminta pada-Nya. Dialah yang selalu membuka pintu maaf lebar – lebar bagi hamba-Nya yang mau bertaubat. Apakah ada makhluk yang bisa seperti itu? Tapi seringkali kata Ustad, banyak orang yang baru meminta sekali dua kali sudah menyerah dan mengatakan Tuhan tidak menepati janji-Nya. Padahal dia tahu dosanya masih begitu besar dan sulit untuk termaafkan. Kenapa tidak berfikir bahwa Dia sudah menyiapkan permintaan kita tetapi hanya ditunda sampai saatnya dosa kita sudah habis, maka kata Ustad teruskanlah mintanya, lebih banyak lagi, lebih sering lagi, lebih serius lagi supaya Tuhan tahu kita benar – benar menginginkan doa kita terkabul, kalau awalnya cuma sholat 1 waktu, maka di tambah jadi 2 waktu begitu seterusnya sampai jadi 5 waktu, kalau biasanya sholat telat 2 jam dari waktunya maka sekarang 15 menit sebelum masuk waktu sudah standby di sajadah, kalau biasanya cuma sholat wajib maka ditambah lagi sholat sunnah, Qobliah ba’diah, tahajjud, dhuha, sholat taubat, hajat, kalau biasanya tidak pernah wirid sekarang wirid, kalau biasanya jarang baca Al Qur’an sekarang tiap hari 5 ayat atau 1 surat, begitu seterusnya sampai Allah yakin bahwa kita benar – benar kepingin doa kita terkabul. Kalau sudah melakukan ini semua minimal 1 bulan berturut – turut dan belum ada tanda – tanda doa kita dikabulkan maka pasti ada yang salah dengan diri kita. Apa yang salah kata Ustad? Berarti kita terjebak diantara 10 dosa besar sehingga Allah belum berkenan mengabulkan doa kita. Apa saja 10 dosa besar, beliau juga merincikannya sesuai dengan kadar dosa yan diakibatkannya.

Menyekutukan Allah (percaya pada batu, keris, akik, jimat dan sebagainya)

Meninggalkan sholat (sholat tidak tepat waktu atau bahkan tidak sholat sama sekali)

Durhaka pada orang tua (sering membentak, mengabaikan perintahnya, menyepelekan dll)

Berzina (berhubungan dengan yang bukan muhrimnya) Sebagai perhatian, sekali kita berzina maka ibadah kita 40 tahun ludes dimakan dosa zina, padahal dalam satu malam sangat dimungkinkan kita berzinah lebih dari satu kali, maka tinggal kalikan berapa puluh tahun ibadah kita ludes karena zina. Maka jangan heran kesulitan kita tidak kunjung Allah angkat.

Harta haram (harta yang didapat dengan mencuri, korupsi, hal ini cuma kita yang tahu pasti)

Mabuk (minuman keras, obat – obatan terlarang)

Berdusta (berkata bohong, kesaksian palsu dll)

Memutuskan silaturrahim (bermusuhan dengan saudara, kerabat atau tetangga)

Kikir (pelit, tidak mau sedekah, tidak mau berzakat, dsb.)

Ghibbah (bergunjing, ngrasani.) sebagai perhatian, saat kita menggunjing tetangga atau kawan atau siapapun, ketika yang kita bicarakan itu bohong maka kita terkena dosa fitnah, pun kalau yang kita bicarakan itu benar tentang aib saudara kita, kita terkena dosa ghibbah. Apa efeknya? Semua dosa orang yang kita rasani jadi punya kita, semua pahala ibadah kita jadi milik orang yang kita rasani, habis sudah..Kita harus sadari semua ini dan mengakuinya.

Kalau melihat 10 dosa besar diatas saya pribadi sangat yakin kita kena beberapa diantaranya atau bahkan mungkin semuanya. So, tidak ada jalan bagi kita kecuali taubatan nasuha, karena menurut hitungan logika tidak akan mungkin terkejar dosa kita dengan umur yang ada, maka hanya Allah lah satu – satunya jalan keluar yang bisa menghapus itu semua. Tidak ada manusia yang sempurna kata Ustad Yusuf Mansur, semuanya pasti punya salah, semua pasti pernah melakukan keburukan tinggal bagaimana kita menyikapi semuanya, tetap berharap pada manusia atau mulai menyadari kelemahan dan kembali pada Sang Pencipta. Allah selalu mendukung hambanya yang mau meminta pada-Nya baik ketika kesulitan itu berupa ujian terlebih ketika kesulitan itu berupa azab, Dia tidak akan tega melihat hambanya terlunta di bumi-Nya. Sepanjang masih ada nafas dalam raganya, selama itu pula pintu taubat akan selalu terbuka lebar bagi seorang hamba. Allah Karim Allah Rahim..

Tuesday, December 27, 2011

Aku titipkan setitik nila rindu pada angin yang kebetulan melintas
setitik saja, karena aku yakin jika kuamanatkan semua padanya
maka pasti tidak akan sanggup. Besarnya ruang kosong yang harusnya terisi
olehmu menjadi hantu yang sangat menakutkan bagiku
begitu senyap sendirian tanpa cahaya
hampir-hampr saja aku merasa sudah lemas dalam kekosongan ini
jika saja bukan Tuhan yang menenangkanku
pasti sudah kuakhiri mimpi buruk ini dengan sesuatu yang konyol

Dia meyakinkanku bahwa kaupun sama rasanya denganku
bersahabat setangkup galau karna kesepian
berselimut dingin dan senyap melamun

tidak bisa sayang
aku memang tak bisa jauh darimu
tapi mau bagaimana lagi
cuma jarak yang sanggup buat kita lebih baik
lebih merasa saling mebutuhkan dan dekat

asal saja masih cukup umurku
pasti tetaplah akan kujaga namamu di hatiku
tidak akan mungkin ada yang memasukinya
terkecuali nafasmu.

Wednesday, December 7, 2011

Mampukah membalas pengorbanan orang tua

Tadi malam sekitar setengah sebelas malam, di Surabaya cuacanya sangat dingin karena baru saja turun hujan mulai selepas magrib hingga jam 10an malam. Dalam keadaan dingin seperti itu perut saya terasa lapar sekali, akhirnya saya putuskan keluar dengan motor saya berputar-putar sekitar kos-kosan untuk mencari penjual makanan, Tidak seperti biasanya malam kemarin sangat sedikit penjual nasi yang masih buka, mungkin karena hujan juga..Setelah lama berkeliling saya putuskan berhenti di sebuah warung penjual sambelan ayam goreng. Saya pesan nasi dengan ayam goreng lengkap dengan teh manis panas sebagai pengusir dingin. Sambil makan saya perhatikan bahwa dari tadi penjual itu sendirian saja melayani pembeli, padahal saat itu dingin luar biasa. Seorang perempuan yang saya tebak berumur sekitar 45 tahunan. Iseng saya tanya, " Piyambek'an to bu?" (red. Sendirian saja ta Bu?) "Inggih mas, Bapak'e nek mboten disusul mboten mriki, tilem" (red. Iya mas, Bapaknya kalau tidak dijemput di rumah tidak kesini, tidur).Hadeh..Dasar cowok dalam hati saya.he.he. padahal saya sendiri cowok..Tiba -tiba saja saya teringat ibu saya sendiri di rumah. Sebesar ini jugalah pengorbanannya untuk keluarga. Ibu saya di rumah membuka toko kelontong kecil-kecilan, yang saya rasa tidak bisa disebut toko karena saking sederhananya. Setiap hari beliau ke toko grosir tempatnya kulak'an barang dagangan berjalan kaki, atau kalau harus beli minyak tanah harus naik sepeda ongkel, yang padahal kalau dijual lagi untungnya tidak sampai 500 rupiah, aneh sekali ibu saya..Kalau saya tanya jawabnya enteng, alah wong memang bantu tetangga supaya tidak terlalu jauh kalau cari kebutuhan sehari-hari..Aneh kan? Untuk diketahui di sekitar rumah saya ada beberapa penjual serupa dengan kapasitas yang lebih besar dari dagangan ibu saya, tapi anehnya tetangga lebih suka belanja ke ibu saya, ya karena itu tadi, wong ambil untung tidak sampai 500rupiah, kadang malah hanya untung 100 rupiah..Tapi yang jauh lebih aneh lagi dengan jualan beitu saja beliau, ibu saya tercinta sanggup menguliahkan 3 anaknya sampai ke jenjang perguruan tinggi.. Glodak..Padahal ayah saya hanyalah seorang pegawai BUMN dengan golongan IIA, karena beliau ayah saya, laki-laki yang paling saya hormati hanya lulusan SMP. Meskipun begitu jangan pernah meremehkan skillnya. Beliau sangat menguasai kelistrikan setara dengan lulusan perguruan tinggi, bahkan beberapa kali beliau ditawari untuk mengajar di SMK..Glodak lagi..he.he..Bisa anda bayangkan betapa pontang-pantingnya beliau berdua mengusahakan anak-anaknya agar bisa kuliah, agar bisa hidup di kota orang karena semua saudara saya termasuk saya kuliah di luar kota. Bahkan 3 bulan kemarin beliau berdua sanggup memberangkatkan kakak saya yang kedua ke Jepang, karena dia diterima bekerja disana melalui sebuah perusahaan penyalur tenaga kerja. Ya, kakak saya yang ke-2 adalah lulusan sastra jepang, maka ke Jepang adalah impiannya sejak kuliah.

Kembali lagi ke tema awal, mampukah kita membalas pengorbanan orang tua..Inilah yang harus jadi pertanyaan besar bagi kita semua khususnya saya. Bagi saya pribadi, meskipun ada 2 gunung emas yang bisa saya persembahkan bagi mereka, pasti tidak akan cukup untuk membalas pengorbanan dan kasih sayang mereka yang seluas samudera. Tidak terbayang bagaimana mereka menjadikan kaki di kepala lalu kepala di kaki hanya demi melihat anak-anaknya bisa tetap nyaman menjalani hidup. Mereka rela tidak tidur semalaman hanya untuk menjaga kita ketika kita sakit dan lemah terbaring di ranjang. Mereka rela tidak makan hanya supaya kita bisa tetap kenyang dan bisa bermain lagi di luar. Mereka rela berpuasa hanya untuk bisa membayar uang sekolah kita. Thats the most amazing things that our parent do for us. Bagi saya neraka jahanamlah tempat yang paling layak jika sampai terlontar kata-kata atau perbuatan yang membuat mereka marah, kecewa dan sakit hati. Kata-katanya adalah perintah raja yang harus saya lakukan meski akan memberatkan dan meluakai saya. Cuma itulah yang sanggup kita lakukan untuk membalasnya tidak ada lagi.

Thursday, November 10, 2011

Sungguh dialah cinta

Jika dia telah memilih, dunia seakan berhenti berputar
ketika sejuknya telah menyeruak, pasti jiwa menjadi tenang
dialah keseimbangan, dialah ruhnya dunia
karena nyalah Tuhan tetap menerbitkan matahari dari ufuk timur
dan menenggelamkannya di ufuk barat.
karena nyalah mata rantai waktu tetap di garis edarnya
tidak ada kaya, miskin, kuat atau lemah
tidak ada tampan atau buruk rupa di matanya
dia cuma ruh, dia cuma segenggam cahaya
yang diperintah mengisi hati manusia
ketika dia terang, maka manusia menjadi sederajat dengan malaikat
tapi ketika dia redup, manusia jadi lebih rendah dari binatang.

entahlah kenapa bisa seperti itu.
yang jelas untuk membuatnya terang sangatlah mudah
tinggal kita ikhlaskan tubuh mengikuti kata hati
maka pasti dia akan semakin terang tiap hari

Apa itu kata hati? yaitu suara yang menyeru pada kebaikan
yang memberi petunjuk ke arah Tuhan
yang menyeru pada kepedulian sosial
yang mengetuk ke egoisan agar berbagi

sungguh dialah cinta..
makhluk ciptaan Sang Maha Bijaksana

Friday, November 4, 2011

Ketika Semua Rindu Terkumpul Jadi Satu

Apa jadinya bila gelombang lautan yang ganas menerjang karang
mungkinkah karang mampu tetap teguh menahannya
Apa jadinya bila badai berhembus seperti serigala garang yang menakutkan
mungkinkah pohon sanggup tetap berdiri kokoh di tempatnya.
Apa jadinya bila jutaan rindu tertangkup menjadi satu
Sekalinya ia tumpah maka tenggelamlah hatimu
dia tidak akan sanggup bernafas dalam genangan rindu itu.
Dia akan berubah menjadi sesak yang teramat di dalam dadamu
atau pecah menjadi tangis dan air mata yang basah di pipimu

Manakah jalan yang bisa kau tempuh untuk mengurangi luapannya
saat rindumu bersambut maka tidak mengapa dan tak jadi masalah
tapi bagaimana bila ia tak bersambut...?

Hanya Allahlah tempatku menangis dan berurai air mata
Kukatakan padaNya apa yang sedang kurasakan
betapa jiwaku tak tenang karena belahan jiwaku jauh
karena pecahan hatiku memendam kecewa padaku
aku telah berdosa padanya, aku salah telah mengecewakannya

Sungguh hanya Allahlah sekarang yang mengerti aku
meringankan sesaknya dadaku karena rindu
aku terima hukuman ini Ya Rabb
hukuman karena menyia-nyiakan bidadarimu
yang hatinya hanya punya satu cinta
dan telah kutelantarkan..

Aku Kangen Kamu


Mungkin seperti inilah yang kamu rasain dulu waktu kamu bilang kamu kangen banget sama aku.. Tapi aku sama sekali gak peka dengan semua itu.. Lagi-lagi aku harus minta maaf sama kamu. Jangan bosan-bosan aku mintai maaf ya sayang..Allah sepertinya menghukum aku dengan perasaan ini. Bukan hukuman fisik, tapi hukuman batin seperti yang selama 4 tahun kamu harus telan dari aku..Sekali lagi maaf..Aku gak berhak memaksa kamu untuk menerima aku lagi, sama sekali atau sedikitpun tidak. Aku emang pantas mendapatkan semua ini..Aku hanya minta jangan pernah kamu tolak pernyataan rindu yang terkirim lewat smsku.. Gak kamu balaspun its ok, aku cuma pingin ngomong itu supaya hatiku lebih tenang. Hari-hari yang akan terlewati ini akan kumanfaatkan untuk minta ampun sama Allah, bener-bener minta ampun karena udah menyia-nyiakan anugerahNya buat aku. Aku emang buta yank, aku emang tuli, aku emang bodoh. Allah kasih malaikat yang begitu setia tapi aku malah membiarkannya kesepian dan kedinginan tanpa pelukan sayang.. lagi-lagi aku minta maaf..Sedikitpun gak pernah terlintas di benakku kalau akan jadi seperti ini, aku kira aku kuat tanpa kamu, aku kira aku hebat tanpa kamu, tapi aku salah, aku keliru..Justru kamulah yang buat aku berdiri, kamulah yang buat aku tetap bisa menjalani hidup, kamulah yang buat aku berarti sbagai laki-laki..Kamu yang bikin aku seperti itu yank..Aku kangen cerewetmu ngingetin aku, kangen manjamu, kangen pertanyaan konyolmu, kangen tawa kecilmu waktu aku tanya kenapa kamu selalu kangen aku..Kangen waktu kamu gak bisa jawab kenapa kamu sayang aku..kangen waktu kamu nanya tiap kita ketemu, "Yank kapan kita nikah" i miss that all beib..Allah benar-benar menunjukkan aku betapa sakitnya hati kamu selama ini, betapa tersiksanya kamu melihat aku seperti ini.. Aku yang salah, aku yang keliru menilai kamu. Maafin aku yank..Allah tunjukin sama aku betapa laki-laki sehebat apapun tanpa seorang wanita di sampingnya, hidupnya pasti hampa, karna kamu itu tulang rusukku, karena kamu itu bagian dari aku..Aku sama sekali tidak hendak merayumu, sama sekali tidak, tolong jangan salah faham..Aku hanya mengungkapkan isi hati yang benar-benar mau pecah rasanya, kalau saja aku bisa nangis, aku mau nangis, tapi tidak bisa..Yaaaaaaaaaaaaaaaaaank..Aku bener-bener kangen kamu, pengen banget peluk kamu, cium kening kamu, pegang tangan kamu, cium bau rambutmu..aku kaaaaaaaaangen banget..Maafin aku...Sekali lagi maafin aku, cuma itu kok..aku gak minta lebih..

Monday, October 31, 2011

Pasti menyakitinya...

Rabb, Engkau tahu hamba galau saat ini, hamba sudah ikhlaskan semuanya termasuk jalinan kasih sayang hamba dengan calon istri hamba. Tapi Rabb, Engkau kan tahu hubungan ini sudah melibatkan orang tua, yang berarti juga melibatkan kedua orang tua yang sangat hamba sayangi dan hormati. Bagaimana caranya bicara pada mereka..bicara tentang sesuatu yang pasti menampar keras muka dan harga diri mereka hanya karena ketidak dewasaan hamba menjalankan syariat dan perintahMu, karena rasa egois dalam hati hamba yang menjadikan keadaan keruh seperti sungai di musim kemarau. Tidak ada yang lain ya Allah, Engkau Maha Tahu apa yang hamba rasakan saat ini.. Perpisahan ini sudah hamba serahkan sepenuhnya Padamu, Engkau saja yang atur bagaimana akhir episodenya, tapi Rabb bagaimana caranya hamba ngomong ke orang tua hamba? hati hamba benar-benar tidak akan kuasa melihat air mata ibu hamba jatuh karena kecewa yang sangat besar atas kelakuan hamba, durhaka hamba ya Rabb kalau sampai semua ini terjadi, hamba takut beliau tidak akan bisa memaafkan hamba..Kalau boleh hamba pilih, lebih baik hamba mati Rabb daripada mengecewakan mereka..Neraka tempat hamba jika hamba membuat mereka sampai tidak bisa memaafkan hamba..Neraka dunia pasti, terlebih neraka akhirat, karena RidhoMu bergantung pada keridhoannya..pun begitu murkaMu, adalah cerminan kemurkaan mereka..Hamba takut Rabb.,takut setengah mati, tidak ada yang lebih hamba takutkan dibanding bayangan ini ya Allah..Sungguh hamba bersujud memohon padaMu, berikan hamba jalan untuk semua ini, hamba ikhlas tidak menikah dulu, hamba ikhlas harus sendiri dulu asalkan kedua orang tua hamba ridho atas keputusan hamba ini, hanya Engkau yang hamba tuju Rabb, karena Engkau satu-satunya yang mampu memberikan jalan terbaik atas permasalahan dan kegundahan hati hamba, tidak ada Tuhan yang mampu mengeluarkan hamba dari kesedihan ini kecuali Engkau, sungguh Engkaulah tempat kembali, Sungguh Engkaulah Dzat Yang tidak Pernah mengubah janji....

Saturday, October 8, 2011

MAAFKAN AKU SAYANG

Saat kau baca tulisan ini maka aku telah selesai menangis
ya..menangis sejadi-jadinya atas kesalahanku.
kesalahan karena telah membuatmu kecewa dan sakit hati
kesalahan telah meruntuhkan rasa sayangmu kepadaku.
aku memang salah dan begitu bodoh melakukan itu semua
aku tidak mampu merasa betapa hidupku sangat membutuhkanmu
hingga ketika datang semua ini dan aku sadar aku tidak siap
tidak siap untuk kehilanganmu, tidak siap menjadi sendiri

Entah apakah masih ada maaf yang bisa kuraih darimu
sementara aku tahu hatimu begitu hancur olehku
atau sedikit saja senyum dari bibir yang dulu selalu menciumku
dengan hangat dan penuh kasih sayang.

Hanya kaulah satu-satunya cinta yang sanggup membuatku berlutut
hanya kaulah perempuan yang bisa membuatku nyaman
merasa kuat sebagai laki-laki dan dibutuhkan
menjadikanku sedikit sekali merasa sepi dalam hidup

senyum, tawa, cerewet, pertanyaan-pertanyaan konyol
yang seringkali membuat aku geli mendengarnya

Sampai saat ini tidak pernah terlupa semua itu
sepertinya baru kemarin saja kau usap dahiku yank.
bersandar di bahuku seperti biasanya
menanyakan apa saja kegiatanku hari ini
yang sering kali kujawab dengan seenaknya
membuatmu jengkel dan mencubitku manja

Aku kangen sayang dengan semua itu....kangen sekali..
Tapi kamu benar, aku harus mau berubah kalau ingin mendapatkanmu lagi
itulah satu-satunya jalan kita menuju pernikahan
yang selalu kita impikan dari 4 tahun kemarin

Aku janji padamu, aku janji pada Allah
aku pasti berubah..
ini adalah pelajaran besar buat aku
semoga hikmah yang besar juga sanggup kuraih

Terima kasih atas kesabaranmu sayang
terima kasih atas kekuatan hatimu
menahan semua kekecewaan yang kubuat

Semoga hatimu akan sembuh, semoga semua akan kembali seperti dulu
hangat dan manjamu, ngalem dan cerewetmu
aku akan sangat menantikan hari itu.. sungguh...

Monday, October 3, 2011

Aku Yang Salah


Aku ini keras dalam pendirian, meskipun seringkali memang nyata aku salah dalam menilai
tapi tetap saja tidak akan ada permintaan maaf dari mulutku.. Egoku terlalu besar untuk minta maaf. Dan malapetaka itu datang juga akhirnya.. Berdebat dengan calon tunanganku, tentang masalah pernikahan, banyak hal yang selama ini dia pendam tentang semua hal yang tidak disukainya dari aku, diluapkan hebat dalam keadaan emosi.. Seperti biasa tidak ada kata mengalah untuk perdebatan macam ini, akulah yang harus menang. Saking muntab dan marahnya, kuputuskan untuk mengakhiri pertunangan dan meminta cincin ikatannya kembali..Dan hari itu berakhir tanpa solusi yang jelas..Aku merasa benar dan menang atas semua ini, sampai datang waktunya sholat..Aku sholat lalu berdoa sekaligus merenung tentang masalah yang aku hadapi..Hari itu aku sholat dalam keadaan sangat galau dan bimbang atas hubunganku..Aku mohon petunjuk PadaNya, Agar diselesaikan semua masalahku ini.. Dan jawabanya datang dari sebuah acara televisi..MARIO TEGUH GOLDEN WAYS.. Ringkasnya, acara itu membahas tentang cinta dan bagaimana memeliharanya dalam sebuah hubungan..Menit demi menit aku dengarkan dan renungi lagi, rasanya begitu banyak pelajaran berharga yang bisa kuambil. Berfikir..berfikir dan berfikir..Sampai juga aku pada satu kondisi yang tenang dan terkontrol secara emosi. Aku salah berarti..Banyak hal yang terlalu kupaksakan dalam hubungan ini. Semuanya tentang mauku, semuanya tentang ideku, semuanya tentang acaraku..Tidak ada toleransi atas idenya, maunya dan keinginannya. Aku sudah begitu jahat membiarkannya memendam amarah dan kekecewaan yang berlarut-larut di hatinya..Ya benar, sudah jelas dan pasti sekarang AKU YANG SALAH..

Tuesday, September 13, 2011

Surat Untuk Tuhan

Rabb, banyak hal yang ingin hamba sampaikan padamu
mulai keadaan hamba, sampai hal yang lebih detail, pernikahan dan tanggal kematian hamba.

Rabb, banyak sekali keluhan yang ingin hamba katakan dan dimintakan jalan keluar, tapi saking banyaknya kok ya susah sekali untuk diungkapkan.. Doa hamba setelah sholat jadi sangat panjang, lama dan memakan waktu. Teman-teman hamba sampai heran melihat hamba sholat dan wirid luama sekali..mungkin ada yang mengira hamba begitu alim sehingga sholatnya lama.

Tapi sebenarnya Engkau tahu Rabb, hamba bingung, mau ngomong apa, mau minta apa..Hamba ini permintaannya banyak, tapi kalau disuruh ibadah males, hamba ini mimpinya tinggi tapi kelakuan masih minus. Seringkali hamba menyalahkanMu bila satu ketika ada hal urgent yang hamba alami, trus hamba minta Sama Engkau tapi kok ternyata gak dikabulkan..Uh, gak adil Allah tuh..Gak sayang, katanya minta yang banyak, pasti dikabulkan. Dikabulkan apanya...Engkau Maha Tahu Rabb. Meskipun hamba bohong mengatakan ' Hamba yakin
PadaMu Rabb, hamba pasrah dan ikhlas dengan semua ketentuanMu" preet.. Nyatanya tidak begitu Rabb. hamba masih saja galau dan bimbang, kebawa sholat jadinya gak bisa khusyuk. apa sebenarnya hamba ini Rabb, bagaimana sebenarnya Kau ingin hamba melangkah? Semua ini rahasiaMu Rabb, tapi pasti ada hikmahnya..Bingung Rabb, bener-bener bingung saat ini, uang gak pegang, masa depan gak jelas, kerjaan kacau, gaji gak naik-naik, mau nikah pula...Gila rasanya hamba ini.. Bagaimana nanti hamba bisa kasih makan anak istri, untuk hidup sehari-hari saja susah..Hamba tahu Kau pasti dengar, malaikat2Mu pasti tertawa lebar terbahak-bahak melihat hamba, apalagi setan...dia pasti jadi makhluk paling bahagia malam ini, berhasil membuat hamba galau gak karuan, lupa daratan dan penat hati serta pikiran....

Robbana dzolamna Anfusaana waillam taghfirlana watarhamna Lanakunanna Minal khosiirin..
Laailaha Illah Anta Subhanaka Inni Kuntu Minaddzoolimiin.

Robbana aatina Fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah waqina adza bannar

tapi sungguh hamba tidak lagi peduli,,
selama hayat masih dikandung badan,, tidak akan pernah hamba menyerah dan putus harapan akan kasih sayang dan ampunanMu....

Engkaulah Dzat Yang Maha Luas, Maha Bijaksana dan Maha Mengampuni..
hanya kepadaMu tempat kembaliku....

Saturday, July 30, 2011

PERANG DAHSYAT AKAN DIMULAI


Sebentar lagi, InsyaAllah senin 31 Juli 2011 seluruh umat muslim di dunia akan bersama - sama melaksanakan sebuah ritual Maha Dahsyat, sebuah perintah yang nilai imbalannya tidak mampu digambarkan oleh hitungan manusia. Maha Dahsyat karena bebannya yang melebihi peperangan terdahsyat yang pernah terjadi di bumi. Shaum Ramadhan.. Ya..puasa Ramadhan namanya.. Satu ketika Nabi Sollallahu 'alaihi wasallam berucap, "KITA BARU SAJA MENGAKHIRI PERANG YANG KECIL DAN AKAN MEMASUKI PERANG YANG JAUH LEBIH BESAR LAGI" sahabat pun dengan heran bertanya? Ya Rasul, perang badar yang baru saja usai ini adalah perang yang begitu besar, banyak nyawa melayang, korban berjatuhan dan tak terhitung jumlah kerugian yang sudah dialami, maka perang apakah yang engkau katakan jauh lebih besar dari perang ini? Lalu Rasul menjawab. "PERANG MELAWAN HAWA NAFSU"..begitulah rasul menjawab.. benar dan memang akan selalu benar dari zaman itu hingga sampai masa sekarang dimana kita hidup.. Dari tahun ke tahun ujian dan cobaan untuk orang yang berpuasa semakin hari semakin besar, tidak saja ujian dari luar tapi yang lebih berat adalah ujian dari hati kita sendiri.. dimana nafsu menjadi semakin liar di bulan ini, entah nafsu makan, nafsu untuk belanja dan nafsu - nafsu yang lain yang seringkali kita turuti. Sadar atau tidak jika kita hitung, pengeluaran pada bulan ramadhan pasti jauh lebih besar dibanding bulan - bulan biasa..karena makanan, minuman, pakaian dan segala pernak - pernik dunia yang tidak pernah kita butuhkan di bulan lain menjadi terasa istimewa dan mendesak untuk dibeli di bulan ramadhan. Balas dendam atau apa? tanpa terasa setan dengan begitu halus membuat kita terlena dengan hal ini.. cobalah kita melihat saudara kita di luar sana yang serba kesulitan, jangankan buka puasa dengan menu yang serba wah, untuk makan seadanya saja sudah sangat kepayahan. Jangankan membeli pakaian baru, yang lama sampai robek saja masih dijahit dan dijahit lagi, sampai - sampai warnanya sudah tidak terlihat lagi saking kumalnya. Tidak mudah memang menjalankan puasa seperti yang dicontohkan Nabi, karena level kita sangat jauh berbeda bagaikan langit dan bumi, tetapi paling tidak mari kita usahakan agar hati ini bisa selalu bersih, ibadahnya kita tambah - tambah, amalnya kita lebih - lebihkan dibanding bulan yang lain, kasih sayangnya kita besar - besarkan untuk sesama saudara, senyumnya kita lebar - lebarkan untuk orang lain maka Insya Allah kita akan termasuk dalam kategori hamba - hamba yang Muttaqin seperti harapan.

Saya memberikan teguran ini khusus bagi diri saya pribadi agar lebih baik dalam melangkah, dan semua saudara - saudara pada umumnya agar kita bersama - sama mampu mewujudkan kehidupan yang lebih indah...Assalamu alaikum

Friday, May 27, 2011

RIYADHOH (KENDARAAN MENUJU KEAJAIBAN)


Tidak ada tempat bagi kita untuk meminta kecuali Dia Yang Memiliki Langit..ketika hidup tidak berjalan sesuai harapan, ketika masalah tidak kunjung menemukan jawaban dan ketika kesulitan datang tanpa berhenti, maka mungkin sudah saatnya kita mengintrospeksi diri, mohon ampun atas semua kesalahan..Pada siapa? YA benar pada Sang Penguasa hati..Dialah yang akan memanggil kita dengan seruanNya.."Datang padaKu, maka pasti akan kupantaskan untukmu NikmatKu, kuselesaikan urusanmu,dan kurubah hidupmu menjadi jauh lebih baik.."begitulah Dia berjanji pada kita..asal kita mau mohon AmpunNya, asal kita mau pasrah padaNya, maka Dialah Allah yang pasti akan membukakan seribu jalan bagi kita untuk keluar dari masalah hidup..Aku hanyalah satu dari yang mencoba membuktikan semua janji itu, meskipun tertatih, meskipun berat jalan untuk kembali padaNya, tapi aku yakin, haqqul yakin bahwa memang tidak ada Tuhan yang pantas dipasrahi segala hal kecuali Allah SWT yang Maha Pemurah, Yang Maha Gagah..

memulai Riyadhoh

  • 40 hari jaga berjamaah, di masjid, tanpa ketinggalan takbir pertama imam. Bila Anda adalah perempuan, minta izin sama suami, atau jalan sama muhrim. Kalo ga aman, jangan. Ga apa-apa di rumah. Tapi standby sebelom azan.
  • 40 hari jaga dhuha dan shalat malam. 40 hari jaga qobliyah ba'diyah.
  • 40 hari jaga senen kamis, syukur-syukur bisa puasa daud, sehari puasa sehari engga.
  • 40 hari baca waaqi'ah saban habis shubuh dan habis ashar, yaasiin saban habis isya, dan al mulk saban jelang tidur. Di antara itu, khatamin Qur'an. Ga usah 40 hari khatam. Yang penting ada usaha ngatamin.
  • Awali dengan sedekah yang besar, yang bernilai, yang sebelomnya susah untuk dikeluarkan. Yang beda lah pokoknya.
  • 40 hari baca laa hawla walaa quwwata illaa billaah 300x, bebas jamnya, pokoknya 300x. Istighfar harian 100x, shalawat 100x.
  • Tetap kerja, tetap dagang, tetap belajar, tetap beraktifitas seperti biasa. Hanya jadiin ibadah, dengan awal baca bismillah dan selesainya baca alhamdulillah.
  • Saban habis shalat, baik yang wajib dan sunnah, berdoa. Doa masing-masing. Boleh bahasa indonesia.
  • (sumber : Ustad Yusuf Mansyur)

Monday, April 11, 2011

Aku ingin menikahimu

Dengan segenap cinta yang dapat kupersembahkan untukmu
dengan setiap cahaya hati yang dapat kuhidupkan dari jiwaku
aku akan meminangmu.
menjadikanmu mahkota bagiku, ratu dalam kehidupanku
pasti akan terwujud semua kata ini
pasti akan sampai pada waktunya
ketika ikrar itu kuucapkan nyaring agar kau mengerti
bahwasanya hati dan ragamu telah menjadi hakku

aku yakin atas apa yang akan terjadi pada kita
karena keyakinanku tertambat di langitNya
cukuplah Ia sebagai penolong, Dialah sebaik-baiknya pelindung
semoga keajaiban - keajaiban akan terus diberikanNya pada kita
seperti yang selama ini menyertai kehidupan kita

asal kau ada, asal kau mendengarku, itu sudah cukup bagiku
tidaklah aku memerlukan sesuatu yang besar darimu
kecuali kesabaran untuk menghadapiku
meletakkan harga diriku diatas segala - galanya

aku tidak akan kekal berada di sisimu
tapi aku juga tidak akan mati terlebih dahulu
sampai kau puas memelukku

istriku yang tercantik
gapai doa-doaku dengan sambutan doamu
angkat permohonanku padaNya dengan tangis dalam tahujudmu
biar malaikat tahu kita ini ingin bersatu.

Thursday, March 24, 2011

Ketika Doa Tidak Terjawab

Ketika hati ini rasanya penuh sesak dan gelisah yang memuncak
ketika rasa dalam dada sudah tidak mampu lagi terbendung
hanyalah Allah tempatnya kita kembali..
tapi aneh sekian lama berdoa lalu berjalan hari - hari setelahnya
rasanya kerumitan dan sumpek dalam hati belum juga hilang
sepertinya tidak ada gunanya berdoa dan memohon
sepertinya tidak ada gunanya bermunajad

Tapi bukan..bukan seperti itu yang terjadi
Allah tidak pernah berniat buruk pada kita
Dia senantiasa menerima kita apapun keadaan kita
layaknya seorang Ibu, Allah akan selalu mendampingi kita
dalam keadaan apapun, meskipun saat itu kita langgar perintah dan laranganNya
melebihi kasih sayang ibu pada kita, Ia jauh lebih luas cinta dan maafnya
jauh lebih luas ampunan dan ridhonya.

hanya saja memang masih terlampau banyak urusan dosa kita
yang menyebabkan Ia belum menunjukkan kemurahanNya
benahi dulu apa-apa yang salah dari diri kita
mungkin sholat kita, cara kerja kita, apa yang kita makan, yang kita minum
yang kita pakai, yang kita kumpulkan, hubungan kita dengan orang tua, saudara
tetangga, kawan, sahabat dan masyarakat, iri dengki di hati kita, prasangka buruk
dan masih banyak hal lain yang mungkin ada di dalam diri kita..

saat semua itu sudah pada jalannya dan Dia merasa kita sudah bersih
kita akan lihat kekuasaaNya begitu besar untuk mengatur hidup kita
memudahkan perjalanan kita, menyelesaikan masalah kita, melunasi hutang kita
mengangkat derajat kita, menyembuhkan penyakit kita dan lain sebagainya
tanpa kita bisa menebak caranya sedikitpun
karena Dialah samudera kemudahan...

Sayapun masih mencari kebenaran ini, dengan selalu berharap
dan meyakini kebesaranNya

semoga kita semua diberikan hidayah unuk senantiasa kembali
menemukanNya..
amin..